news

Waspada Ribuan Virus Mengancam Siaran Langsung Piala Dunia

tidak diketahui - December 14, 2022

Aplikasi palsu untuk menonton siaran langsung atau streaming Piala Dunia 2022 beredar di jagat maya. Piala Dunia 2022 tidak hanya dapat ditonton melalui siaran tv, tetapi juga dapat ditonton oleh penggemar sepak bola melalui aplikasi secara online. 


Kebanyakan pecinta bola lebih memilih menonton melalui gawai karena merasa dimudahkan dibandingan harus menonton melalui tv. Hal inilah yang dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggungjawab untuk melakukan
tindak kriminal atau kejahatan.


Melalui akun twitter resminya @CCICPolri, Direktorat Pindak Pidana Siber Bareskrim Polri menjelaskan bahwa aplikasi
tersebut disusupkan malware Zombinder yang dapat memungkinkan pelaku kejahatan siber mengikat malware ke aplikasi yang tersedia di perangkat korban. 


“Sobat Siber, utamanya kamu yang gemar menonton sepak bola melalui siaran streaming, waspada aplikasi palsu yang disusupkan malware dengan iming-iming menayangkan pertandingan sepak bola,”jelas Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri di akun Twitternya pada Sabtu (10/12). “Nonton Piala Dunia di TV/Aplikasi yangterverifikasi keamanannya aja ya,” imbuhnya. 


Malware adalah perangkat lunak yang bekerja dengan memasuki komputer tanpa perizinan serta dapat menyebabkan kerusakan pada sistem, server, dan jaringan komputer. Malware dapat melakukan pencurian data dan informasi yang tersimpan dalam komputer serta menjadi pintu belakang masuknya hacker. 


Menurut Polri, saat ini sudah ada ribuan korban yang telah terinfeksi malware Zombinder. Penjahat siber melancarkan aksinya dengan menyebarkan malware melalui aplikasi streaming sepak bola palsu
bernama Live Football Stream 1.9 dan versi aplikasi Instagram yang telah dimodifikasi. 


Malware ini pun diklaim tidak dapat terdeteksi saat runtime dan dapat melewati Google Protect atau Anti-Virus yang
berjalan di perangkat target. 


Salah satu proses infeksi malware Zombinder yaitu loader malware disamarkan untuk menghindari deteksi, sehingga saat korban membuka aplikasi, loader akan menampilkan prompt untuk menginstal plugin. Jika prompt diterima, loader akan memasang payload berbahaya dan mengoperasikannya pada latar belakang perangkat,” jelas CCIC Polri. 

Oleh karena itu, para pecinta sepak bola dihimbau untuk selalu mengecek apakah aplikasi atau situs yang digunakan untuk mengakses siaran Piala Dunia 2022 aman dan resmi sehingga tidak membahayakan atau merugikan pengguna.  

WhatsApp